Sandiaga Dukung Pengembangan Desa Wisata Ekang Anculai

25 January 2021

Kepulauan Riau berniat mengembangkan Desa Wisata Ekang Anculai di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, sebagai daya tarik wisata baru.  Upaya ini didukung  Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno.

 

Dalam kunjungan kerjanya ke Desa Wisata Ekang Anculai, Bintan, Sabtu (23/1/2021), Sandiaga mengatakan "Jika kita bisa mereposisi bahwa wisatawan nusantara ini yang menjadi fokus pengembangan, maka desa-desa wisata seperti Desa Ekang Anculai ini potensinya sangat luar biasa untuk menggerakkan ekonomi. Juga membuka lapangan kerja seluas-luasnya, melestarikan alam dan memberikan pengalaman storynomic," kata Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga juga mendukung rencana pengembangan wisata alam mangrove di Desa Wisata Ekang Anculai. "Daerah yang mengelola mangrove itu kualitas oksigennya terbaik, sehingga sangat direkomendasikan untuk berwisata ke sini," katanya.

Sandiaga juga menilai Desa Wisata Ekang Anculai sebagai suatu desa wisata berkualitas. Karena mengedepankan asas keberlanjutan lingkungan, membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat, dan mengedepankan kearifan lokal.

"Desa wisata Ekang Anculai ini adalah prototipe yang saya ingin angkat agar direplikasi di daerah-daerah lain dengan kearifan lokal yang juga melibatkan masyarakat," ujar Sandiaga.

Sementara itu, pengelola Desa Wisata Ekang Anculai, I Wayan Santika, mengatakan desa ini sebelumnya adalah bekas lahan perkebunan karet, kini tengah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kepri untuk melaksanakan proyek ekowisata mangrove. 

"Wisata mangrove ini adalah rencana jangka pendek. Kami sudah mendapat surat keterangan (SK) melalui kelompok tani untuk mengelola hutan kemasyarakatan," ujar Wayan.

Tak hanya itu, Wayan juga menyebutkan, sebelum pandemi COVID-19, sebagian besar tamu yang berkunjung ke Desa Wisata Ekang Anculai adalah wisatawan mancanegara. Banyak dari mereka berasal dari Prancis dengan durasi tinggal mulai dari dua hingga 28 hari. "Hampir 70 persen tamu yang datang ke desa ini adalah dari mancanegara terutama dari Prancis yang masuk melalui Singapura," tutur Wayan. XPOSEINDONESIA - Foto Dok Kemenparekraf

More Pictures

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Last modified on Monday, 25 January 2021 09:26
Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...