Sujiwo Tejo: Terus Berkipar di tengah Pandemi Covid-19

21 September 2020

Sujiwo Tejo merupakan salah satu seniman dan budayawan Indonesia yang tidak pernah tiarap. Ia terus aktif dalam melahirkan karya, meskipun di tengah pandemic Covid-19. 

Terbukti dengan lahirnya 2 single terbaru karyanya. Salah satunya berjudul “Ceuk Aing” yang dipagelarkan saat ulang tahun Sujiwo Tejo, 30 Agustus 2020. 

Menurut Sujiwo dalam wawancara via Instagram Live bersama Bens Leo, konsistensi adalah kunci bagaimana ia tetap berkarya meskipun di tengah pandemi seperti saat ini.

“Bagaimana kita tetap konsisten. Sekarang banyak temen-temen khususnya pemusik yang jadi petani, itu bagus. Namun, kebetulan saya tidak bisa,” ungkap mantan wartawan harian Kompas ini.

Untuk membangkitkan semangat para seniman dan musisi Indonesia di tengah pandemi, Sujiwo Tejo mengaku berupaya tetap aktif. Salah satunya dengan menggelar drama musikal “Dongeng Cinta.” 

Yang membedakan pagelaran ini dengan yang lain adalah, “Di sini ada penggabungan beberapa seni seperti  tari,  musik, dan  teater  dan dipagelarkan secara virtual,” ungkap  Sujiwo yang mendalang sejak kanak-kanak.

Tema cerita diangkat dari rasa gelisah Sujiwo Tejo tentang sosial, politik, hingga percintaan, dan ia mengemas drama musikal itu bertajuk “Dongeng Cinta Ceuk Aing.”

Pementasan ini adalah upaya untuk membangkitkan optimisme para musisi, aktor, dan aktris. Karena menurut Sujiwo Tejo, mereka rindu panggung. Maka dari itu, Sujiwo memberikan ruang tersebut. 

Namun, Sujiwo Tejo menjelaskan bahwa bukan hanya dirinya saja yang memberikan ruang  untuk berekspresi di tengah pandemi, melainkan banyak  event yang lain,  satu di antaranya “Konser 7 Ruang” yang dibuat oleh Donny Hardono. Upaya tersebut dilakukannya dan para musisi lainnya  karena energi sosial musisi di Indonesia sangat luar biasa.

“Sebetulnya energi sosial kita tuh sangat luar biasa. Jika ini dirawat oleh government. Ini baru di musik, belum di pertanian, dan yang lain-lain.”

Sejiwo Tejo juga menceritakan bahawa dirinya terdorong untuk membuat pementasan karena diajak beberapa rekan dari Jogja dan Solo. 

“Aku bisanya cuma bikin lagu dan melukis. Tiba-tiba, bulan lalu ada lima puluhan orang dari Jogja dan Solo.  Mengajak bikin pentas biar semua orang bisa bangkit.”

Karya yang dihasilkan Sujiwo Tejo memang luar biasa. Salah satunya seperti pada lagu “Ingsun.” Lagu tersebut diciptakan secara minimalis hanya dengan diiringi dengan piano. Walaupun begitu, lagu “Ingsun” karya Sujiwo Tejo sangat kuat hingga mendapatkan lebih dari 2 juta views di YouTube. 

Uniknya, Sujiwo Tejo tidak merencanakan apa pun dalam pembuatan lagu tersebut. “Sebuah karya  lahir dan bisa popular tanpa diduga dan dirancang,” katanya  XPOSEINDONESIA-Nanda Gia. Foto : Twitter @sujiwotejo

More Pictures

 

Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...