Ada Aura Chrisye di Pergelaran “Sri Mimpi Indonesia.”

04 September 2013
Sampul CD Chrisye Produksi Musica Studio Sampul CD Chrisye Produksi Musica Studio

Dari sekian banyak penyanyi Indonesia,  mungkin Chrisye paling banyak dipercaya Guruh Soekarno Putra untuk menyanyikan lagu karyanya.  Sejak awal kariernya,  di dunia musik lewat Guruh Gypsi pada 1969, suara Chrisye selalu  digunakan Guruh di panggung dan rekaman. 

Ketika  Chrisye merilis  album solo Sabda Alam  pada 1978 ,  termuat tiga lagu karya Guruh,  yakni “Smaradhana”, “Kala Sang Surya Tenggelam” dan “Anak Jalanan”.  Kemudian lewat  album Puspa Indah (1990),  hampir seluruh lagu di album Chrisye ini merupakan buah karya Guruh.  Ada anggapan kemegahan musik dan keindahan diksi dalam lirik  yang ditulis Guruh, hanya pas dengan lafal  dan pita suara Chrisye. 

Bukan hal aneh pula,  ketika  di setiap pertunjukan tari dan musikal yang dirancang Guruh di era awal 80-an itu,  Chrisye  selalu masuk daftar  penyanyi  yang wajib ditampilkan.

Di tahun 2011  atau lima tahun  setelah Chrisye  wafat, Musica Studio  mengeluarkan album kompilasi , berisi suara Chrisye yang membawakan 15 buah lagu karya Guruh. Ini sekali lagi membuktikan  ikatan  keduanya  dalam karier memang istimewa.

Dalam  pagelaran musikal “Sri Mimpi Indonesia” (SMI),  sejumlah lagu  Guruh yang dipopulerkan Chrisye pun ditampilkan.  Antara  lain “Kala Sang Surya Tenggelam” (dibawakan Gabriel), “Lakon Manusia”  & “Galih & Ratna”, (dinyanyikan B3),  “Kala Cinta Menggoda” (dilantunkan Titi DJ) ataupun  lagu “Kala Sang Surya Gemilang” yang disuarakan  oleh seluruh  penyanyi  malam itu. Meski lagu tersebut dinyanyikan orang lain, aura suara Chrisye  kuat  di pendengaran penonton.

Di antara sejumlah lagu tadi, “Lakon Manusia”  terdengar paling “asing”.  Seingat  XposeIndonesia lagu itu pernah dinyanyikan Trio Bebek.  Ketika hal ini dikonfirmasikan langsung kepada Guruh,   ia menjawab dengan tidak yakin:,” Bukan, seinget  saya  malah dinyanyikan Berlian Hutahuruk atau Louise Hutahuruk!  Tapi  yang pasti,  lagu itu tidak pernah direkam!” Andi Rianto, Music Director   SMI pun menguatkan  pendapat itu “ Lakon Manusia sama sekali belum pernah di publish!”

Kelihatannya, Guruh tidak ingat,  kalau “Lakon Manusia” pernah direkam Chrisye  dan dimasukan dalam album bertajuk Puspa Indah.  Cuma memang,  lagu hits  di album ini  malah terdengar lewat “Marlina”,  “Galih dan Ratna”, Gita Cinta, dan “Puspa Indah “. Sementara “Lakon Manusia”, tenggelam di antara  lagu “genit”  bertema cinta yang manis itu.

Dalam pagelaran SMI,  aura suara Chrisye terasa  seperti dihadirkan kembali.  Ketika  lagu yang pernah disuarakannya,  dinyanyikan orang lain, yang terngiang  tetap  suara aslinya.  Chrisye memang istimewa.  Ia seperti tak bisa dipisahkan dari karya Guruh Soekarno  Putra, , meski  ia sudah  tiada seperti sekarang. (Tanti/Editor :NS)

 

Last modified on Wednesday, 04 September 2013 19:14
Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...