Slank Bermain Cemerlang di Djarum Super Jakarta Blues Festival 2013

17 November 2013

Slank  memenuhi janjinya bermain blues di panggung Djarum Super Jakarta Blues Festival 2013 (16/11). Sebuah pilihan  yang  kabarnya sangat jarang dilakukan Slank, walaupun  “dalam setiap album Slank, pasti ada dua lagu berirama blues,” kata Abdee dalam press conference Djarum Super Jakarta Blues Festival 2013 dua hari lalu. 

Bim-Bim, Kaka, Ridho, Abdee, dan Ivan, membuka pentas di Blue Stage dengan  “Gossip Jalanan”, sebuah lagu yang termuat dalam album  Plur  (2005). Permainan gitar melody, bass dan harmonika  juga ketukan drum menguatkan nuansa blues yang dimainkan Slank. 

Seusai melepas beberapa lagu, Kaka sebagai front man berujar : “Saya seneng banget ada di sini, Congratulation Jakarta Blues Festival tahun ini ada lagi," 

Setelah menyuarakan "Teng Teng Blues"  sebuah lagu yang termuat dalam album Kampungan (1991), Bimbim dari balik drumnya  berdiri dan berujar. “Dulu kita dengar blues sambil minum bir, sekarang ngopi aja. Dulu dengerin blues sambil ngegelek. Sekarang ngerokok aja nggak. Yang masih pakai obat biar disamber gledek aja!”

Ucapan Bimbim disambut tawa penonton. Dan langsung saja lagu “Samber Gledek” terdengar. Lagu ini berisi sejumlah nama obat-obatan yang mengingatkan pendengarnya untuk tidak terjerat narkoba. Lagu yang termuat dalam album Plur ini langsung membahana dan diikuti  ribuan Slanker yang memadai Istora Senayan.   Beberapa di antara mereka mengibas-ngibaskan bendera  bergambar logo Slank. 

Slank   kemudian memanggil bintang tamunya yang istimewa : Menteri Perdagangan Gita Wiryawan, untuk  bermain keyboard. Slank plus Gita menyuarakan  "Apatis Blues", "Ku Tak Bisa", dan "7 Mantra". Peran keyboard yang dimainkan Gita Wiryawan terasa kuat dan bukan sekedar menempel.

Pilihan lagu yang dimainkan Slank, menguatkan kenyataan, bahwa Slank memang bukan sekadar musisi yang pandai memainkan rock, tapi juga piawai dan memainkan blues. Hampir semua lagu yang dimainkan malam itu pernah termuat  dalam rekaman yang diproduksi di pertengahan tahun 2000-an. Itu artinya, blues bukan barang baru bagi Slank. Salut! 

Sayangnya, kecemerlangan pentas Slank rada ternoda. Ada beberapa oknum yang mengaku Slanker, di luar arena membuat keributan. Kabarnya, mereka  memaksa masuk tanpa punya uang untuk membeli tiket. Kemudian nekad melemparkan batu, botol kosong   yang mengenai sebuah mobil yang terparkir. Hingga rusak.

Ini kelakuan kampungan yang tidak semestinya terjadi. Pasti mereka bukan Slankers sejati. Karena Slankers sejati wajib ikut menjaga nama baik Slank, menghindari produk bajakan sekaligus membeli tiket,  ketika band idolanya manggung. Terlebih di tengah suasana Slank baru mengantongi ijin bisa manggung kembali di Jakarta juga Indonesia. (XPOSEINDONESIA/Nini Sunny. Foto: Dudut Suhendra Putra)

More Pictures

 

 

Last modified on Sunday, 17 November 2013 17:58
Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...