Film Ati Raja : Ungkap Kehidupan Seniman Ho Eng Dji

31 October 2019

 

Persaudaraan Peranakan Tionghoa Makassar, lewat 786 Production, dengan bangga  meluncurkan produksi film terbarunya yang berjudul, Ati Raja, di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Film Ati Raja adalah biopic tentang kehidupan Ho Eng Dji, seorang penyair dan musisi kelahiran Kassi Kebo tahun 1906, dengan latar budaya kehidupan kaum etis Tionghoa peranakan. Ia biasa  bergaul  harmonis dengan masyarakat Makassar. Ia  wafat  tahun 1960 di Makassar.

Ho Eng Djie merupakan sosok peranakan Tionghoa yang unik, lewat lagu lagu karyanya, ia berusaha menyampaikan beragam pesan moral mulai dari masalah toleransi hingga soal cinta”, kata produser Ancu Amar.   

Saat remaja Baba Tjoi  (nama panggilan Ho Eng Dji ) menunjukkan bakat musiknya dan mulai mempopulerkan syair-syair lewaf nyanyian dan musik daerah. Pada 1939, Ho Eng Dji masuk studio rekaman Canari di Surabaya unfuk merekam lagu-lagu ciptaannya.

Sebelum pecah Perang Dunia Kedua (1945) rekaman lagu Ho Eng Dji berhasil terjual sampai 20 ribu keping tidak hanya di Indonesia bahkan hingga ke Malaya dan Singapura.

Lagu lagu ciptaannya terkenal dan dikenang hingga kini, selain lagu Ati Raja, diantaranya juga ada “Sailong”, “Dendang dendang”, dan “Amma Ciang”, yang semakin mengukuhkan dirinya sebagai musisi dan pencipta lagu hingga akhir hayatnya,

Film   yang mengambil lokasi syuting di daerah Makassar, Barru , Pare-pare dan Gowa itu  yang disutradarai Shaifuddin Bahrum , dsn akan tayang di bioskop pada`7 November 2019 bersamaan dengan perayaan menyambut Hut Kota Makassar yang ke-412. Diharapkan  film  ini bisa menginspirasi anak muda zaman now. XPOSEINDONESIA/Foto : Dudut Suhendra Putra

 

Last modified on Thursday, 31 October 2019 14:20
Login to post comments