3 PH Kroyokan Garap “Ayat-Ayat Adinda” & “Mencari Hilal”

22 January 2015
Ki-ka : Salman Aristo, Hanung Bramantyo, Amrit Punjabi, Putut Widjanarko, dan Surya Saputra dalam press conference produksi film ‘Ayat-ayat Adinda’ dan ‘Mencari Hilal’ di Ruang Anggrek, Hotel Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2015). Ki-ka : Salman Aristo, Hanung Bramantyo, Amrit Punjabi, Putut Widjanarko, dan Surya Saputra dalam press conference produksi film ‘Ayat-ayat Adinda’ dan ‘Mencari Hilal’ di Ruang Anggrek, Hotel Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2015).

 

Mizan Productions membuat gebrakan besar di 2015. Rumah produksi  ini akan berkolaborasi dengan Multivision Plus dan Dapur Film menggarap dua film sekaligus yang bertema religi. Dua film itu adalah “Ayat-Ayat Adinda”  (disutradarai Hestu Saputra)  dan “Mencari Hilal” (disutradarai  Ismail Basbeth).

 Kedua film itu tak sekadar menghadirkan hiburan, tapi juga sebagai upaya mensosialisasikan ajaran Islam yang penuh cinta dan kasih sayang. Dengan adanya film ini, diharapkan citra Islam sebagai agama yang sejuk dan damai dapat terlihat dengan baik oleh masyarakat.

“Film ini menggabungkan banyak unsur kental yang berwarna Islami. Diharapkan baik dari proses maupun hasil di film seluruhnya sesuai dengan konteks Islam,” ujar Putut Widjanarko, perwakilan dari Mizan Productions dalam konferensi pers Gerakan Islam Cinta 2015 sekaligus selamatann produksi film ‘Ayat-ayat Adinda’ dan ‘Mencari Hilal’ di Ruang Anggrek, Hotel Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2015).

Film ‘Ayat-ayat Adinda’ akan dibintangi Surya Saputra, Cynthia Lamusu dan Tissa bercerita tentang kehidupan gadis bernama Adinda (diperankan Tissa) dan keluarganya yang selalu berpindah tempat tinggal. Ayah Adinda, Faisal (Surya Putra) adalah seorang yang tegas,  meminta anaknya untuk sekolah. Namun, keluarga Adinda tidak pernah mendapatkan respek karena dianggap sesat. Di sini Adinda berusaha untuk membuat keluarga besarnya dihormati.

Adapun film ‘Mencari Hilal’ dibintangi Oka Antara sebagai Heli. Seorang anak dari pendakwah bernama Mahmud yang begitu bersemangat mengajak masyarakat agar percaya bahwa Islam adalah satu-satunya solusi semua persoalan. Tapi, Mahmud terpukul saat dirinya terlibat dalam menentukan sidang Isbat Kementerian Agama yang menelan dana hingga Rp 9 Miliar untuk menentukan hilal.

Hanung Bramantyo  yang ikut terlibat sebagai Director Supervisor menyebut,  ia  terlibat  dan bertanggung jawab untuk mentransformasikan konten skenario menjadi visual.  “Walaupun pada akhirnya tetap menjadi keputusan Hestu dan Ismail untuk film masing-masing," tutur Hanung  yang hadir dalam acara  yang sama.
 
“Ayat-Ayat Adinda” ataupun “Mencari Hilal “skenarionya  ditulis oleh Salman Aristo ini akan mulai syuting pada tanggal 27 Januari mendatang sampai dengan 20 hari ke depan di Yogyakarta. “XPOSEINDONESIA/NS Foto : Dudut Suhendra Putra

More Pictures


 



Last modified on Thursday, 22 January 2015 19:47
Login to post comments