“Rock N Love” Bikin Tantri Kotak Nervous

12 January 2015

Kelompok musik rock yang terbentuk dari ajang The Dream Band pada tahun 2004,  Kotak, akan memasuki  profesi baru, sebagai pemain.  Mereka akan muncul dalam film bertajuk “Rock N Love” garapan sutradara Hedy Suryawan.

 

Kontak yang akan bermain dalam film ini adalah formasi terakhir yang terdiri dari Tantri, Chua dan Cella

Menurut Tantri,  kisah dalam “Rock N Love”  tidak murni perjalanan Kotak sebagai band.  Ada bumbu-bumbu lainnya yang juga dimasukkan dalam film produksi Apollo Pictures itu. ”Film ini 70 persen non fiksi 30 persen fiksi,” ujar Tantri di Gedung Alia, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2015).

Chua, bassis kelompik ini mengaku menjalani proses pembuatan film ini dengan fun. “Apalagi ini kan pengalaman pertama kita,” cerita Chua, bassis grup musik Kotak

Chua sendiri mengaku antusias memainkan peran sebagai diri sendiri. ”Selama syuting nggak ada masalah, kita kayak jalani keseharian saja,” ungkap Chua lagi.
Hanya saja, karena ini sebuah film yang menyuguhkan sentuhan drama dan sisi humanis. ”Kita satu bulan workshop untuk film ini,” katanya.

Ada beberapa adegan dimana dia harus kembali pada masa-masa sulit. Salah satunya saat berkompetisi menyuguhkan kebolehannya memetik bass di atas panggung sebelum Kotak terkenal menjadi hal mengharukan baginya.
”Nahan marah sama saingan Kotak yang paling susah. Karena kita harus menunjukkan emosi,” akunya.

Beda halnya dengan Tantri.  Dalam pembuatan film tersebut dia merasa nervous dan deg-degan  karena berdampingan peran dengan Vino G Bastian, salah satu aktor yang dikagumi,

”Grogi! Tapi saya bersyukur bisa beradu peran dengan salah satu aktor yang saya sukai,” ungkapnya terus terang.

Tantri mengaku banyak belajar dan mendapatkan bermacam masukkan dari suami Marsya Timothy dalam hal akting. Mulai dari gesture hingga mimik saat berada di depan kamera. ”Banyak, banyak banget. Dia ngasih saya wawasan tentang akting,” ungkap Tantri.

Bahkan saat film tersebut sudah melewati proses editing, perasaanya pun semakin tidak menentu. Ia khwatir tidak mampu memberikan yang terbaik. Ia pun sudah tidak sabar untuk menyaksikan film pertama mereka.

Tantri  bahkan rela menonton trailer lebih awal daripada yang lain. ”Saya datang lebih awal. Pingin nonton trailer Kotak dulu,  biar adrenalinnya lebih awal,” katanya dengan tertawa. XPOSEINDONESIA/ FOTO : Dudut Suhendra Putra


Login to post comments