Ke China, Marcos Tjung Kunjungi Tanah Leluhur

21 April 2019

Produser dan sutradara musik Marcos Tjung memutuskan untuk berlibur ke China. Bukan liburan biasa, sebab Marcos berkesempatan untuk mengunjungi daerah nenek moyangnya di kawasan Lufeng, Guangdong.


Marcos diketahui memiliki darah Hakka, suku Tionghoa yang terbesar di Tiongkok. Ia mewarisi latar belakang kebudayaan tersebut dari kedua orangtuanya yang asli Kalimantan. Orang Hakka di Indonesia, banyak ditemukan di provinsi Kalimantan.

Orang Hakka merupakan suku Han yang tersebar di kawasan pegunungan provinsi Guangdong, Fujian, dan Guangxi di Tiongkok. Di sanalah, Marcos berencana menghabiskan momen liburannya kali ini ke China.

"Aku sudah beberapa kali ke China, tapi baru kali ini bisa ke tempat nenek moyangku di Lufeng. Karena kalau secara garis keluarga, aku ini termasuk Orang Hakka," kata Marcos Tjung ditemui di sela-sela jumpa pers bersama Ayo Travelink Club (ATC) di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (20/4/2019).

Selama bepergian ke China, pria yang pernah menyutradarai videoklip Dewi Sanca itu mengikuti program tur yang dirancang ATC. Sebab, ATC dikenal sebagai travel yang sangat mengenal berbagai daerah wisata di China dan Hong Kong.

"Jelas saya sangat exited. Ini peluang bagus, jangan sampai dilewatkan. Pokoknya nanti setelah dari sana (China), saya akan ceritakan semua pengalaman saya saat tour di sana," terang Marcos.

Henry Huang selaku pimpinan Ayo Travelink Club (ATC) mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggencarkan program promo Lebaran Shopping Tour yang bekerja sama dengan China Southern Airlines. China menjadi salah satu destinasi wisata dunia dengan jembatan terpanjangnya yang diklaim terpanjang di dunia.

Jembatan sepanjang 55 kilometer ini menghubungkan Hong Kong dengan Makau dan Zhuhai di Delta Sungai Mutiara. Selain jembatan ini, ATC juga mengajak para wisatawan muslim Indonesia untuk tidak khawatir, karena sarana ibadah dan konsumsi makanan halal sudah dijamin.

"Bisa Shopping di Shenzhen kota belanja Dunia. Juga melintasi jembatan terpanjang di Dunia. Untuk yang muslim juga jangan khawatir, dalam tour ini juga diperkenalkan daerah kawasan muslim dan semua makanannya halal," Henry Huang menambahkan. XPOSEINDONESIA / Ihsan

More Pictures

Produser dan sutradara musik Marcos Tjung memutuskan untuk berlibur ke China. Bukan liburan biasa, sebab Marcos berkesempatan untuk mengunjungi daerah nenek moyangnya di kawasan Lufeng, Guangdong.


Marcos diketahui memiliki darah Hakka, suku Tionghoa yang terbesar di Tiongkok. Ia mewarisi latar belakang kebudayaan tersebut dari kedua orangtuanya yang asli Kalimantan. Orang Hakka di Indonesia, banyak ditemukan di provinsi Kalimantan.

Orang Hakka merupakan suku Han yang tersebar di kawasan pegunungan provinsi Guangdong, Fujian, dan Guangxi di Tiongkok. Di sanalah, Marcos berencana menghabiskan momen liburannya kali ini ke China.

"Aku sudah beberapa kali ke China, tapi baru kali ini bisa ke tempat nenek moyangku di Lufeng. Karena kalau secara garis keluarga, aku ini termasuk Orang Hakka," kata Marcos Tjung ditemui di sela-sela jumpa pers bersama Ayo Travelink Club (ATC) di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (20/4/2019).

Selama bepergian ke China, pria yang pernah menyutradarai videoklip Dewi Sanca itu mengikuti program tur yang dirancang ATC. Sebab, ATC dikenal sebagai travel yang sangat mengenal berbagai daerah wisata di China dan Hong Kong.

"Jelas saya sangat exited. Ini peluang bagus, jangan sampai dilewatkan. Pokoknya nanti setelah dari sana (China), saya akan ceritakan semua pengalaman saya saat tour di sana," terang Marcos.

Henry Huang selaku pimpinan Ayo Travelink Club (ATC) mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggencarkan program promo Lebaran Shopping Tour yang bekerja sama dengan China Southern Airlines. China menjadi salah satu destinasi wisata dunia dengan jembatan terpanjangnya yang diklaim terpanjang di dunia.

Jembatan sepanjang 55 kilometer ini menghubungkan Hong Kong dengan Makau dan Zhuhai di Delta Sungai Mutiara. Selain jembatan ini, ATC juga mengajak para wisatawan muslim Indonesia untuk tidak khawatir, karena sarana ibadah dan konsumsi makanan halal sudah dijamin.

"Bisa Shopping di Shenzhen kota belanja Dunia. Juga melintasi jembatan terpanjang di Dunia. Untuk yang muslim juga jangan khawatir, dalam tour ini juga diperkenalkan daerah kawasan muslim dan semua makanannya halal," Henry Huang menambahkan. XPOSEINDONESIA / Ihsan

More Pictures

Last modified on Monday, 22 April 2019 12:33
Login to post comments