Kepala Daerah Dorong Apresiasi Kelompok Sadar Wisata

30 September 2019

Pariwisata terbukti mampu mengangkat kehidupan masyarakat Indonesia.  Sektor ini mampu menggerakan roda perekonomian di segala lapisan masyarakat, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Pariwisata juga sekaligus mampu mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah.

Mengambil tempat di Hotel Spark Luve Hotel, Pecenongan, Jakarta Pusat, Jumat (28/9/2019) Kementerian Pariwisata menggelar seminar Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tingkat Nasional, di tengah kegiatan Apresiasi Kelompok Sadar Wisata yang dihadiri oleh 120 peserta.

Asisten Deputi Pengembangan SDM dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pariwisata,  Wisnu Bawa Tarunjaya,  mengatakan Forum Komunikasi Pokdarwis hadir untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang pengelolaan pariwisata. 

“Seperti pengalaman di lapangan bagaimana mereka mencoba mengubah mindset atau pola pikir temen-temen Pokdarwis yang lain agar dapat berkembang dan sukses seperti peserta yang lain.

Mengubah mindset, kata Wisnu, memang tidak mudah. Sebab, masing-masing komunitas seperti BUMDES, Balkondes, Koperasi, dan Pokdarwis selalu beda pendapat dan pola pikir. 

“Sekarang mindset seperti itu akan dikikis sedikit demi sedikit. Sebab, sekarang jamannya sudah saling berbagi, merangkul dan mengikis perbedaan untuk menjadi yang lebih besar,” ia menambahkan.

Wisnu mencontohkan, jika desa mendapat bantuan dana dari Kemendes lihatlah itu sebagai peluang, jangan dilihat sebagai kenapa salah satu kelompok saja yang dapat. 

Jika Bumdes ini untuk bantuan pertanian, maka pertanian secara teknis tetap jalan, kemudian dari sisi pariwisata tinggal bagaimana caranya memberikan nilai tambah lainnya.

Proses selanjutnya adalah, bagaimana cara wisatawan dapat melihat menanam padisebagai atraksi wisata secara aman dan nyaman. 

“Maka perlu dibangun jalan setapak, bagaimana wisatawan dapat selfi maka dibuatlah tempat selfi deket sawah, itu contoh sederhana bagaimana pengelolaan dana bumdes untuk dipadupadankan dengan pariwista,” pungkas Wisnu

Pokdarwis merupakan kelompok masyarakat yang berperan sebagai motivator, penggerak, serta komunikator. Tugasnya untuk menggerakkan masyarakat setempat agar bisa menjadi tuan rumah yang baik. Mereka juga menjadi garda terdepan untuk meningkatkan kesiapan dan kepedulian masyarakat di sekitar destinasi atau objek wisata.

Oleh karena itu, setiap tahun Kemenpar  memandang perlu memberikan apresiasi bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) berupa penghargaan sebagai penggerak/motivator masyarakat di wilayahnya masing-masing dalam mewujudkan Sapta Pesona.

Tahun ini Juara Pokdarwis Mandiri  yaitu peringkat I Dukuh Penaban, Kab. Karangasem, Bali,  peringkat II Tlatar Seneng, Kab. Sleman D.I Yogyakarta,  peningkat III Ki Amuk, Kota Serang, Banten, peringkat IV Dukung Alas Lestari, Kab. Malang, Jawa Timur dan peringkat V Desa Mangir, Kab. Bantul, D. I Yogyakarta.

Sementara untuk Juara Pokdarwis Berkembang adalah peringkat I Dewa Katar, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, peringkat II Kuala Abadi, Kota Bontang, Kalimantan Timur, peringkat III Buntu Burake, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan dan peringkat IV,  Kampung Warna warni Janju, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur dan peringkat V , Talang Indah, Kab. Pringsewu, Provinsi Lampung.

“Kehadiran para pimpinan daerah pada penyerahan hadiah dan apresiasi Pokdarwis Tingkat Nasional menunjukkan tingkat sadar wisata yang tinggi  dan dampak dari Gerakan kampanye Sadar Wisata (GSW) yang kami gencarkan di berbagai daerah,” kata Wisnu Bawana Tarunajaya. XPOSEINDONESIA/Foto : Dudut Suhendra Putra.

More Pictures

 

 

 

 

 

 

 

Login to post comments