Festival Nasional Seni Pertunjukan 2014 : Mengangkat Potensi Seni Daerah

04 October 2014

Sejak  24 September hingga pekan lalu, ada  kemeriahan yang berbeda di Gedung Pewayangan Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.  18 kelompok seni dari berbagai daerah di tanah air, mengikuti festival Nasional Seni Pertunjukan 2014 yang diadakan di gedung itu. 

Festival yang dibuka secara resmi oleh Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Budaya pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Prof Dr Ahman Sya,  itu bertujuan menampilkan kelompok-kelompok seni pertunjukan terbaik dari  berbagai daerah. Diharapkan mereka kemudian bisa ditampilkan dalam forum pertunjukan internasional.

Melalui kebijakan tersebut, Prof Dr Ahman Sya berkeyakinan nama Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai seni dan kebudayaan akan terus dikenal di dunia. 

Salah satu dampak positif dari kebijakan tersebut, seni pertunjukan yang hidup dan tumbuh dengan bagus disebuah daerah di tanah air, bisa mendorong  daerah itu menjadi destinasi wisata seni pertunjukan. 

“Karena itu, setiap tahun pemerintah akan terus menggelar Festival Nasional Seni Pertunjukan di Jakarta. Tahun ini setelah diseleksi oleh panitia,  ada 18 daerah yang ikut. Tetapi tahun depan, saya berharap 34 Provinsi di tanah air boleh ikut dan menampilkan kelompok seni pertunjukan daerah masing-masing,” ujar Prof Dr Ahman Sya.

Untuk memilih kelompok Seni Pertunjukan Terbaik, Direktur Pengembangan Seni Pertunjukan dan Industri Musik, Juju Masunah menyebutkan, mereka telah menetapkan 5 nama berpengalaman untuk duduk sebagai juri. Mereka adalah Eko Supriyanto S.sn.MFA, Dra Setyastuti M.Sn, Nano Riantiarno, Jodhi Yudono dan Eki Puradiredja

“Para Juri telah bekerja keras dan berhasil memilih sejumlah prestasi terbaik untuk  Penata Tari, Penata Musik, Penata Busana, Penata Artistik, Sutradara Terbaik, dan Penyaji Terbaik,” ujar Juju Masunah.

“Setiap bidang penilaian terbaik ditetapkan penerimanya untuk tiga daerah. Selain itu, kepada para pemenang, pemerintah memberi penghargaan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  juga dalam bentuk uang pembinaan ,” Juju Masunah menambahkan.

Eko Supriyanto, salah satu juri yang juga dikenal sebagai koreografer berkelas dunia, mengatakan, dibanding festival serupa tahun lalu, tahun ini minat peserta lebih banyak. 

Tetapi akibat pembinaan yang tidak merata, beberapa daerah yang dikenal sebagai gudang seniman dan punya banyak seni pertunjukan menarik, malah gagal meraih penghargaan. Daerah yang gagal meraih penghargaan di antaranya adalah Jawa Barat, Aceh, dan Sulawesi Utara . 

“Tahun lalu, Indonesia Timur seperti Papua,  pulang tanpa membawa penghargaan, tapi tahun ini Papua Barat meraih prestasi penata tari terbaik,” ungkap Eko yang disetujui juri lainnya.

Inilah Daftar Para Pemenang dalam Festival Nasional Seni Pertunjukan 2014 :

Penata Tari Terbaik diraih provinsi Kepulauan Riau, Papua Barat dan DI Yogyakarta.

Penata Musik Terbaik diperoleh provinsi Bali, Jawa Timur dan Riau.

Penata Busana dan Rias Terbaik diperoleh provinsi Bali, Bangka Belitung dan Lampung.

Sutradara Terbaik diperoleh Kalimantan Selatan, Sumatera Barat dan Riau.

Penata Artistik Terbaik diperoleh provinsi Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau.

Penyaji Terbaik diperoleh provinsi Kalimantan Selatan, Sumatera Barat dan DKI Jakarta.

XPOSEINDONESIA/NS Foto : ANTARA

 

 

 

 

 

 

Last modified on Saturday, 04 October 2014 20:46
Login to post comments