GWBN Ikut Berperan Tingkatkan Jumlah Wisatawan

12 May 2018

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menilai pameran pariwisata Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara (GWBN) 2018 mempunyai peranan penting dalam mendorong destinasi pariwisata di daerah agar lebih berkualitas dan berdaya saing. Ini terungkap dalam pidato Deputi Bidang Pemasaran  I Gde Pitana yang disampaikan oleh Asdep Pemasaran I Regional II Sumarni ketika membuka pameran GWBN 2018 di di Hall B Jakarta Convention Center (JCC), Jumat siang (11/5).

 

“Saya memberikan apresiasi pada penyelenggaraan GWBN yang telah memasuki tahun ke-16. Pameran ini dapat  mempertemukan kepala dinas pariwisata pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten dari seluruh Indonesia dan pelaku bisnis pariwisata,” begitu isi pujian  I Gde Pitana dalam sambutannya .

Pameran GWBN 2018 berlangsung dari 10 hingga 13 Mei 2018, diikuti 70 peserta dan menampilkan 500 objek wisata, terdiri dari pariwisata provinsi/kota/kabupaten di seluruh Indonesia serta pelaku bisnis pariwisata; biro perjalanan, hotel, resor, taman wisata, serta industri penunjang pariwisata lainnya. 

Sumarni juga menjelaskan, tahun ini pemerintah mentargetkan 17  juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 270 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air.

“Untuk mendukung target tersebut Kemenpar telah menetapkan tiga strategi yakni; Visit Wonderful Indonesia (ViWI) 2018 dengan program hot deals, Calender of Even (CoE) Wonderful Indonesia, dan digital destination,” katanya.  

Direktur PT Wahyu Promo Citra, Syukur Sakka, sebagai penyelenggara pameran mengatakan, GWBN merupakan satu-satunya pameran wisata di Indonesia yang menampilkan objek wisata daerah seperti alam, budaya, dan wisata buatan sebagaimana yang telah menjadi program Kemenpar dalam menarik kunjungan wisatawan.

"GWBN dimulai sejak tahun 2003. Dalam perjalanannya hingga kini mengalami pasang-surut. GWBN 2018 diselenggarakan atas dukungan Kemenpar dengan tujuan untuk mensukseskan target 17 juta wisman dan 270 juta pergerakan wisnus,” kata Syukur Sakka.

Selama berlangsung pameran diselenggarakan pula beragam kegiatan, diantarnya temu bisnis 'Jakarta Asita dan HPI Members Ghatering and Table Top' yang mempertemukan peserta pameran dengan agen perjalanan wisata dan para pramuwisata sebagai ujung tombak dan mesin penggerak kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata.

Pameran ini diproyeksi dapat dikunjungi sebanyak 35 ribu pengunjung dari kalangan pemerintahan, swasta, komunitas wisatawan, akademisi, pramuwisata, dan pemangku kepentingan pariwisata lainnya. Pada  penyelenggaraan GWBN 2017, pengunjung tercatat berjumlah 30 ribu pengunjung. 

Penyelenggaraan GWBN 2018 dimeriahkan pula dengan pameran Indonesia Photo Contest yang diselenggarakan Forum Wartawan Pariwisata. Terpasang  50 foto dari hasil pemenangan kontes tersebut. XPOSEINDONESIA – Foto Biro Komunikasi Publik

Login to post comments