Gua Sunyaragi Dipercaya Bikin Berat Jodoh untuk Pria

28 December 2017

Jika Anda main ke Cirebon, ada baiknya mampir ke Gua Sunyaragi yang berlokasi di Kelurahan Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon. Gua ini  dibangun selama tiga periode, diprakarsai Pangeran Emas Zaenul Arifin atau Panembahan Ratu Pertama di awal abad ke-18.  Nama gua Sunyaragi berasal dari bahasa Sansekerta, yakni sunya yang berarti sepi dan ragi berarti raga.

 

Taman Sari Gua Sunyaragi ini memiliki dua bagian, yakni pesanggrahan yang terdiri atas serambi, ruang ibadah, kamar mandi, kamar rias, ruang tidur juga dikeliliingi taman serta kolam. Sementara itu, bangunan gua berbentuk candi dengan bagian luar bermotif batu karang. Bangunan gua dilengkapi dengan terowongan penghubung bawah tanah dan memiliki saluran air.

Kini, Gua Sunyaragi lebih populer didatangi wisatawan yang ingin menyaksikan keunikan sejarah Cirebon  sekaligus menemukan mitos yang tersimpan di dalamnya. Ada bagian tertentu  dalam gua ini yang dipercaya bukan hanya bisa membuat enteng jodoh  bahkan juga sulit jodoh.

Gua Sunyaragi disebut juga  dengan Taman Sari, pada zaman dulu merupakan tempat pertapaan dan tempat penggemblengan tentara kesultanan Cirebon.  Di sinilah tersimpan mitos  tentang perjodohan itu.

Mitos  itu bisa Anda temukan tepat di depan pintu masuk gua setelah melewati kolam, di mana di situ terdapat patung batu Perawan Sunti. Konon, siapa pun yang memegang batu tersebut, bakal sulit jodoh. Sekedar usul, agar tidak salah pegang, sebaiknya gunakan tour guide.

Dalam sejarah Cirebon, patung Perawan Sunti ini punya dua makna. Pertama, patung dikaitkan dengan sosok Putri Ong Tien yang konon hamil tanpa persetubuhan. Kedua, sosok Perawan Sunti dikaitkan dengan sosok Putri Sultan Cirebon yang tidak pernah menikah hingga akhir hayatnya. Sayangnya, patung yang kini ada di Gua Sunyaragi itu hanya replika.

"Patung asli Perawan Sunti kini disimpan di Belanda," kata Regina, pemandu wisata rombongan Famtrip Pewarta Kementerian Pariwisata, Jumat, 22 Desember 2017.

Posisi patung ini berada di tengah-tengah kolam pemandian putra-putri raja. Tepatnya di depan Gua Peteng.

Namun,  jika Anda terlanjur memegang patung batu Perawan Sunti,  sebaiknya cepat  'berobat' ke Gua Kelanggengan yang posisinya  tidak jauh dari pohon lengkeng berumur ratusan tahun yang tinggal kulitnya saja.

Di Gua Kelanggengan, kabarnya mitosnya terbalik. Di sini  seorang lajang  akan menjadi enteng jodoh. Jika pun sudah punya jodoh, dipercaya akan langgeng terus cintanya. Sayangnya di musim hujan gua ini tergenang air  dan tidak dapat dimasuki. XPOSEINDONESIA Teks dan Foto : Dudut Suhendra Putra

More Pictures



 

Login to post comments