Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba Genjot Pariwisata 10 Bali Baru

15 August 2016

Dari sektor pariwisata, pemerintah sepertinya terus menggenjot pertumbuhan bidang ini. Banyak festival kebudayaan digelar dengan berbagai macam tema yang menjadi ajang tetap tahunan. Salah satu yang terbaru adalah, penyelenggaraan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba yang dimaksudkan untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-71. Festival tersebut akan digelar di Balige (Tobasa) dan Parapat (Simalungun) Toba, Sumatera Utara pada 20-21 Agustus 2016 mendatang.

 

Dipilihnya Danau Toba sebagai lokasi Karnaval Kemerdekaan pada tahun ini dalam rangka menggaungkan Toba sebagai destinasi pariwisata unggulan dan menjadi salah satu ’10 Bali Baru’. "Sejak tahun 2015 Festival Kemerdekaan mulai dilaksanakan di daerah, setelah sebelumnya hanya diseputar Istana Negara. Tahun lalu berlangsung di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) sedangkan tahun ini di Danau Toba, Sumut dengan tema karnaval “Pesona Danau Toba”," terang  Menteri Pariwisata Arief Yahya di Jakarta, Rabu pekan silam.

Even Karnaval Kemerdekaan menjadi agenda Kemenpar dan dipilihnya Danau Toba atas penunjukkan langsung dari Presiden Joko Widodo. Tujuan tak lain untuk membangkitkan kebanggan berbangsa dan menjadi penyulut semangat Indonesia kerja nyata. Disamping itu, untuk menindaklanjuti kebijakan nasional dalam pembangunan kepariwisataan agar lebih fokus dalam pengembangan 10 destinasi unggulan.

“Danau Toba merupakan destinasi yang lengkap sebagai wisata alam, geopark, dan water sport dan memiliki budaya yang unik. Sengaja memilih dua lokasi untuk karnaval pada tahun ini yaitu; Balige di Kabupaten Tobasa yang memilik panorama alam seperti Ubud di Bali. Di sana dijumpai pemandangan alam berupa sawah menghijau yang subur dan menyejukkan mata, dan Parapat di Simalungun dikenal wisatawan karena keramahan penduduknya serta budaya lokalnya yang menarik dan unik,” kata Arief Yahya.

Karnaval ini nantinya akan terdiri dari karnaval budaya yang diikuti 26 provinsi, 7 kabupaten sekitar Toba, 8 sub-etnik, Kementerian BUMN, dan komunitas budaya dengan jumlah peserta sekitar 4.000 orang. Karnaval akan mengambil rute sejauh 3,5 km di Balige dengan tema defile ‘merah putih hitam’.

Parade perahu berhias lampu warna warni di Danau Toba, pertunjukan konser musik Slank di atas panggung apung (floating stage), serta kuliner rakyat yang juga menghadirkan chéf Bara Pattiradjawane dan food truck di Parapat, serta pertunjukan Judika dan kawan-kawan di Balige, menjadi mata acara pendukung yang dapat dinikmati oleh para pengunjung.
 
Kegiatan ini diharapkan menjadi representasi beragam suku dan budaya bangsa dan menjadi kegiatan budaya yang menarik perhatian masyarakat dengan target 50.000 pengunjung.  Selama tahun 2015, jumlah kunjungan wisatawan ke Toba sebanyak 11.215.535 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2014 sebanyak 11.046.234, sedangkan target tahun 2016 sebanyak 11,4 juta wisatawan.

Destinasi Danau Toba selama ini terus digenjot promosinya melalui banyak even, seperti even olahraga (sport tourism) maupun wisata budaya (culture tourism) antara lain Toba Ultra Marathon, Toba Gran Fondo, dan International Jazz Samosir sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) serta wisatawan nusantara (wisnus). XPOSE INDONESIA/ AM FOTO: Dudut Suhendra Putra

Login to post comments