Calender of Event Gorontalo 2016 : Menguak Pesona Kota Serambi Madinah

18 March 2016

Pada hari Kamis, 17/3 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), telah dirilis Calender of  Event Gorontalo 2016. Hadir dalam acara itu Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya,  Gubernur Gorontalo H.Ruslie Habibie, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (DP3N) Kemenpar Esthy Reko Astuti, juga pejabat Provinsi Gorontalo Wagub Idris Rahim, Walikota Martin Taha, Kadishubparkominfo  Provinsi Gorontalo Muhjamal Nganro serta para tokoh dan masyarakat Gorontalo yang ada di Jakarta .

Provinsi Gorontalo yang terletak di Pulau Sulawesi bagian utara atau di bagian barat dari Provinsi Sulawesi Utara ini  memang punya pesona tersendiri. Dan Menpar Arief Yahya menyambut baik diluncurkan Calender of  Event Gorontalo 2016, terlebih  dalam rangka mendukung branding Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia serta target pariwisata nasional tahun ini ; kedatangan 12 juta wisatawan mancanegara (wisman)  ke Indonesia dan pergerakan sebanyak 260 juta wisnus di Tanah Air.

Untuk mendukung target jumlah kunjungan pariwisata tersebut, Provinsi Gorontalo pun menyusun sejumlah event unggulan  dan langsung menetapkan target tinggi yakni; sebanyak 3.874 wisman dan 96.026 pergerakan wisnus,  sedangkan capaian  tahun 2015 yang lalu  sebanyak 100 wisman dan 296.217 pergerakan wisnus.

“Provinsi Gorontalo berusaha mengembangkan tiga komponen; aksesbilitas, atraksi, dan amenities  yang membentuk produk pariwisata di daerah ini  semakin berkualitas dan memiliki daya saing tinggi, sehingga target yang ditetapkan akan tercapai,” kata Menpar Arief Yahya.

Menurut Menpar ada tiga potensi pariwisata yang dimiliki Gorontolo yakni daya tarik budaya (culture), alam (nature), dan buatan (manmade) juga dimiliki Gorontalo dan potensi tersebut  tinggal ditingkatkan strategi pemasaran dan promosinya yang mengacu pada strategi yang dijalankan oleh Kemenpar dengan pendekatan DOT (Destination, Origin, dan Time)  serta BAS (Brandidng/PR-ing, Advertising, dan Selling).

Gubernur Gorontalo H.Ruslie Habibie mengatakan, potensi budaya (culture), alam (nature), dan buatan (manmade) dimiliki Gorontalo, seperti ditetapkannya Provinsi Gorontalo sebagai  kota adat yang ke-9 dari 19 kota adat di seluruh Indonesia yang dijuluki sebagai kota Serambi Madinah  dan memiliki filosofi  “Adat bersendikan Sara, Sara bersendikan Kitabullah” atau dalam bahasa daerah Gorontalo “Adati Hula-hula’a to Sara’a Hula-hula’a to Qur’an (ASQ). "Ditetapkannya Gorontalo sebagai kota adat  akan mendukung program halal tourism  diharapkan akan menjadi salah satu tujuan destinasi halal yang ada di Indonesia,” kata H. Ruslie Habibie.  

Selain itu potensi alam (nature) seperti Taman Laut Olele, Pulau Saronde, Pantai Botutonuo, Pentadio Resort, Pantai Minanga, Pantai Monano,  Taman Nasional Hutan Nantu, Pantai Bolihutuo, Desa Wisata Torosiaje, Air Terjun Lombongo, Benteng Otanaha, Danau Limboto dan potensi manmade seperti Museum Pendaratan Soekarno diharapkan akan menarik banyak wisatawan.
“Untuk mempromosikan dan memperkenalkan daya tarik wisata  tersebut perlu didukung  dengan penyelenggaraan event-event yang dilaksanakan dengan jadwal dan kegiatan yang tetap,” Kata Gubernur  H.Ruslie Habibie.

Menurut H.Ruslie Habibie dalam calender of event Gorontalo 2016 akan dilaksanakan tiga kegiatan festival yakni;  Festival Pesona Otanaha dan Pesona Danau Lomboto,  Festival Pesona Saronde, dan Festival Pesona Boalemo.
Untuk Festival Pesona Otanaha akan berlangsung di obyek wisata Benteng Otanaha, Kota Gorontalo pada 28-31 Mei 2016  dengan menggelar tarian daerah, stand up komedi daerah,  kuliner tradisional  “Duwo”, dan pameran expo industri kerajinan, sedangkan untuk Festival  Pesona Danau Limboto akan berlangsung di obyek wisata Pentadio Resort pada 16-26 November 2016 dengan menampilkan pawai bududaya.

Dari penyelenggaraan Festival Pesona Otanaha dan Festival  Pesona Danau Limboto tersebut diharapkan masing-masing akan mendatangkan 1.859 wisman dan 35.000 wisnus  dan 1.228 wisman dan 15.700 wisnus.

Sementara itu untuk Festival Pesona Saronde akan berlangsung di obyek wisata Pulau Saronde pada 1-4 September 2016 DENGAN  menampilkan parade yatch. Diharapkan festival ini akan dikunjungi 620 wisman dan 18.800 wisnus.
Sedangkan Festival Pesona Boalemo akan berlangsung Pantai Bolihuto pada 27 November hingga 3 Desember 2016 yang  dimeriahkan dengan tarian massal diharapkan YANG akan menarik kunjungan 600 wisman dan 12.000 wisnus. XPOSEINDONESIA Foto : Dudut Suhendra Putra

More Pictures

Last modified on Friday, 18 March 2016 10:25
Login to post comments