Solidaritas Para Drummer Buat alm. Murry

21 March 2014

Persiapan pergelaran Charity buat alm. Murry ini cuma berlangsung sebulan. Gagasan menggelar acara Indonesian Drummers for Murry ini tercetus tatkala puluhan drummer ikut mengantar kepergian Murry yang wafat 1 Februari 2014.

Dan di pemakaman, para drummer  yang awalnya penggemar Murry itu  - bertemu Gubernur DKI Joko Widodo, “Pak Jokowi sebagai penggemar Koes Plus menyempatkan diri melayat sampai di pemakamannya, dari sana timbul ide bikin acara charity  buat almarhum Murry. Ini pergelaran mengapresiasi karyanya juga permainan alm Om Murry yang khas,“ kata Ekki Soekarno, yang  bersama Jelly Tobing, Gilang Ramadhan, Sandy ‘Pas’ dan Posan Tobing (drummer The Winner, ex Kotak), membentuk kepanitiaan.

Mereka lalu mengontak beberapa drummer lewat Facebook, Path, BB dan SMS. Pada rapat ‘kesekian’ di Citos, pekan pertama Maret, berkumpul para drummer dari segala macam strata sosial, usia dan genre musik. Sekadar mencatat yang hadir pada rapat di Citos Antaralain Hendri, Pepeng, Konde, Jelly Tobing, Ekki Soekarno, Gilang Ramadhan, Posan Tobing dan sejumlah drummer muda.

Saat itu, Ekki Soekarno telah mengunggah satu publikasi awal di Facebook, bekerjasama dengan Rolling Stone Café, menentukan tanggal charity pada 20 Maret 2014. Saya yang ikut rapat di Citos mengusulkan, segera menentukan bentuk pergelaran  dibuat rundown acara, agar secepatnya bisa mencari sponsor dan mempublikasikannya melalui pers.

Saya menghubungi rekan Kawiyan, Produser acara budaya  Jak TV, mencari kemungkinan Jak TV menjadi media partner. Respons bagus, tapi karena waktu mepet, Jak TV akan melakukan liputan live. Panitia sendiri membuat program live streaming dari venue, Rolling Stones Café.

Para drummer ini bergerak profesional, maklum banyak diantaranya yang menjadi instruktur drum, baik untuk privat maupun kelompok murid, sehingga memikiki jaringan luas dengan para drummer. Beberapa diantaranya pemilik Lembaga Pendidikan Musik, seperti Gilang  Ramadhan.

Membuat proposal dan rundown acara cukup mudah. Tema dasar acara adalah Tribute to Murry, dan mencari donasi untuk almarhum. Memainkan lagu-lagu karya Murry, juga Koes Plus, dengan meminta para drummer main bergantian. Begitu juga untuk penyanyinya, bergantian menyanyikan lagu Koes Plus atau lagu karya Murry.

Yang tampil pada malam itu (20/03/2014)  antaralain Keenan Nasution, Pepeng (Naif), Rico (putera Murry),  Rani Ramadhani (drummer cewek yang kondang lewat Youtube),  Jellly Tobing, Gilang Ramadhan dan Ikmal Tobing.

Sandy ‘Pas’ yang jadi MC, berperan cemerlang. Tak hanya bertugas memandu acara, tapi juga bertindak sebagai petugas lelang. Keluarga Murry menyerahkan 3 koleksi PH-nya, Ekki membawa satu PH Koes Plus koleksinya buat dilelang. Majalah Rolling Stone Indonesia menyiapkan 4 t-shirt koleksi Rolling Stone Indonesia, yang kemudian ditandatangani para drummer, lalu dilelang.

Sponsor datang dari beberapa ‘toko alat musik’ seperti Citra Inti Rama dan ‘paberik’ pembuat drum, mendonasikan snare, cymbal, dan perangkat perkusi lain buat dilelang.  Sebuah snare drum berlogo Indonesian Drummers for Murry dengan casing-nya , terjual Rp.8,5 jt, dibeli oleh Jepy, drummer cewek masih muda, murid Posan.

Jelly Tobing  orang pertama yang memancing audiens untuk memberi donasi, dengan menyerahkan uang cash Rp. 1 juta, hal yang sama dilakukan puteranya, Ikmal Tobing.  Ajeng, cucu Murry yang akan merilis single pertamanya lewat My Music, menyanyi satu lagu Koes Plus. Dara jelita ini digoda Sandy, “Sudah punya pacar belum?” dijawab Ajeng, “Belum” Sandy bilang “Alhamdullillah, tapi sayang gue lahir kecepetan…..” Penonton tertawa.

Pergelaran Indonesian Drummers for Murry ini berakhir jelang jam 23.00 WIB, dengan penampilan grup Junior membawakan medley lagu-lagu Koes Plus.  Panitia menghitung uang yang masuk, yakni sebesar Rp. 29.6 juta. Secara simbolis, Panitia menyerahkan plakat untuk Ny. Murry, dan akan disusul dilakukan penyerahan uang hasil charity malam itu.

‘Bukan jumlah dana yang kami peroleh di event ini yang utama,  tapi berkumpulnya para drummer untuk menghargai pengabdian Mas Murry di dunia musik jauh lebih penting dari uang. Keluarga Mas Murry kelihatan bahagia dan bangga dengan acara ini,“ Gilang Ramadhan memberi penjelasan. XPOSEINDONESIA Bens Leo Foto : Edo, Bens Leo, dan Ekki Soekarno

More Pictures

 

 

 

          

Last modified on Friday, 21 March 2014 12:25
Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...