Diskusi Potensi dan Masa Depan Musisi Indonesia, Impian Akan Dukungan Pemerintah Secara Baik dan Benar

02 November 2016

Konser 1000 Band beberapa hari kedepan akan segera berakhir, bersamaan dengan berakhirnya pula Pekan Raya Indonesia yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang. Tada sedikit catatan penting disini, yang dapat diambil dari  sebuah gelaran massive dan cukup spektakuler yang dihelat oleh Deteksi Production tersebut.

Melalui sebuah diskusi musikal yag bertajuk “Potensi dan Masa Depan Musisi Indonesia”, yang menghadirkan Harry Koko Santoso yang lebih akrab disapa Koko Deteksi, Hyang I Mihardja selaku General Secretary PRI 2016, Ferdy Element, Astrid dan sejumlah musisi lainnya, di Media Room, ICE BSD, pada Hari Sabtu sore (29/10) akhir pekan lalu.

Koko, sang kreator Konser 1000 Band ini mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi pihak Pekan Raya Indonesia yang cukup berani menjawab tantangannya untuk membuat  Konser 1000 Band. “Sebenarnya, mengumpulkan band sebanyak ini bukanlah hal yang sulit, tinggal kemauan para pelaku. Kalau mau, dihari mendatang, kita bikin di 34 provinsi. Kita bisa bikin konser seperti ini karena memang potensi itu ada,” terangnya. 

“Secara kuantitas, jumlah seniman musik di Indonesia sangat banyak. Misalkan kalau 10 band saja di setiap kabupaten setiap hari bikin kegiatan musik, maka kita punya 5.500 kegiatan setiap hari. Jadi ada sekitar 1,7 juta kegiatan musik setiap hari di seluruh Indonesia. Coba kalikan setahun, ada berapa itu?” pancing Koko. 

“Kalau prestasi biar Tuhan yang menentukan, namun usaha biar kita yang lakukan. Nggak  susah kok bikin konser 1000 band di 34 provinsi. Yang susah itu keingiannya, kepeduliannya. Kalau setiap tahun bikin konser 1000 band disetiap provinsi, bohong banget kalau kelak nanti tidak ada band dari Indonesia yang bisa bicara secara internasional,” terangnya lagi.

Saat ini lanjut Koko, tinggal lagi bagaimana kepedulian pemerintah dalam bisnis musik Tanah Air yang perlu ditingkatkan. Meski industri musik tak perlu biaya infrastruktur yang mahal, bisa saja pemerintah hanya perlu memberikan kebijakan yang mumpuni bagi industri musik Indonesia. Tapi apakah sampai segitunya, sehingga tidak berniat untuk menggelontorkan bantuan biaya bagi kegiatan musik di tanah air?

Sudah seharusnya, sebagai salah satu sektor utama dari 16 sub sektor ekonomi kreatif, BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif) dapat memberikan dukungan finansial bagi terjadinya geliat industri musik Indonesia.

Sama halnya dengan yang disampaikan diatas, dari pendapat yang disampaikan dari kalangan musisi sudah dapat dipastikan, betapa mereka juga sangat mengharapkan dukungan pemerintah. Sehingga karier musisi dari satu generasi ke generasi penerusnya memiliki peningkatan. Tidak stagnan seperti saat ini. XPOSE INDONESIA/ AM – Foto: Dudut Suhendra Putra 

More Pictures

Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...