Reog Jazz Ponorogo 2017 : Ada Hujan, Ada Pelangi, Ada Penonton yang Setia

24 October 2017

Tidak selamanya  hujan jadi penghalang sebuah pementasan,  justru  terkadang  hujan  hanya menunda sesaat untuk melengkapi  keindahan panggung. Itulah yang terjadi di tepian Telaga Ngebel, lereng Gunung Wilis , Kabupaten Ponorogo  tempat pelaksanaan Pentas Reyog Jazz Ponorogo 2017. Jika hujan tidak turun di sore hari,  pelangi indah pasti tidak akan muncul indah menjelang senja.  Pelangi di cakrawala menguatkan keindahan suasana Ngebel di tengah hawa sejuk di sekitarnya.

Namun penyelenggaraan Reyog  Jazz Ponorogo 2017 lagi-lagi mesti terhenti hujan. Pentas out  door  di tepian Telaga Ngebel ini memang dirancang  sebagai panggung Jazz yang berbeda dari kebanyakan jazz yang ada di Indonesia. Namun, hujan yang on dan off sejak sore, membuat jadwal yang sudah disusun jadi berantakan. Mestinya pentas sudah berbunyi dari siang,  namun baru benar-benar terlaksana pada pukul 18.00 dengan penampilan para Komunitas Jazz. 

Itu pun kemudian terganjal ganset yang rusak, seusai Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni memberi sambutan untuk membuka acara. Pertunjukan pun terpaksa  berhenti. Namun yang menakjubkan ratusan penonton yang sebagian besar merupakan warga  Ponorogo tetap  setia menunggu. Denny Chasmala yang malam itu bermain bersama Bintang Indrianto  dan berkolaburasi dengan penari Reog mengaku deg deg an menghadapi kondisi hujan dan mundurnya jadwal manggung, “Ini menurut gue sebuah eksperimen  yang bikin deg degan tapi akhirnya sih klimaks,” katanya pada XPOSEINDONESIA dengan perasaan lega seusai pentas. 

Lebih jauh Denny mengatakan,  pergelaran musik besar yang baru pertama kali digelar di di Ponorogo ini, sangat oke bisa terlaksana, meski dihadang hujan. “Kalau soal teknis sih  itu di luar kemampuan kita.  Yang penting acara berjalan sesuai  schedule. Dan penontonnnya anthusias, jumlahnya banyak banget lagi. Kekurangan  pentas sih pasti ada.  Tapi sudah ketutup sama anthusias penonton.”

Pemain keyboard dan akordeon Tiwi Shakuhachi kepada Xposeindonesia juga mengaku sangat kagum dengan anthusias penonton yang menanti di bawah hujan. “Kita sempat tertunda sampai tiga kali.  Dan akhirnya durasi manggung mesti dipotong lima belas menit. Kalau melihat anthusias penonton, kita  ngerasa  harus  tetap tampil. The show must go on!’ Ini masalah hati!

Di panggung Reog Jazz ini pula Tiwi Shakuhachi   yang selama ini  berperan hanya sebagai musisi mengaku merasa mendadak menjadi artis.  “Selama ini saya belum merasa menjadi  artis yang benar-benar ditunggu dan dihargai karyanya.  Ini kan menyenangkan ditunggu dan dihargai  karena karya kita, “ ujar Tiwi yang malam itu  naik panggung untuk memainkan lagu pribadi ‘Cant be Happier’,  Kemudian menjadi musisi pengiringi bagi Diana Liu  penyanyi  dari Malaysia untuk lagu ‘Whisper’, ‘Sunny Days’, ‘If You Want Me’.

Kendala hujan yang turun di tengah pertunjukan, ditambah tiga buah ganset yang mendadak mati dan memadamkan listrik, tidak membuat Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, kapok untuk  menyelenggarakan pagelaran  yang sama di tahun depan. “Kami berencana menggelar Reog Jazz Ponorogo pada 24 Agustus 2018. Itu pas bulan Purnama!” ujar Ipong bersemangat. “Kita akan mempersiapkannya lebih matang lagi. Upaya ini bukan sekedar menghadirkan sebuah pertunjukan jazz  dan menghibur masyarakat tapi juga untuk lebih meningkatkan pamor Ponorogo di mata Indonesia juga di mata dunia. Dan tentu saja demi meningkatkan jumlah wisatawan datang ke kota kami!” XPOSEINDONESIA/NS laporan dan Foto Muhamad Ihsan

More Pictures

Last modified on Wednesday, 25 October 2017 08:32
Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...