Syella Afsari : Petualangan Putri Tanpa Titik

24 November 2017

Sifat Introvert  bisa ditaklukan lewat lomba kecantikan. Itulah yang dilakukan Syella Afsari 22 tahun. “Saya mengikuti lomba  kecantikan dari  tingkat mal sampai tingkat  Nasional. Seperti ikut cover girl Majalah Aneka Yes  2013  dan dapat juara 1.  Dari kemenangan itu, saya tertantang lebih lagi untul mengali potensi diri,” ujar  Syella Afsari.

Perempuan  cantik  ini dalam waktu 4 tahun terakhir ini,  mengikuti serangkaian lomba kecantikan yang membuat dia merasa kepercayaan dirinya tumbuh lebih kuat.  Antara lain  lewat Pemilihan Wajah Femina 2014 (20 Besar)  Pemilihan Cantik Indonesia 2015  (Juara I) Pemilihan  Puteri Indonesia 2017 (Top 5).

Dari serangkaian lomba kecantikan itu yang diikutinya, menurut Syella  semua memberi manfaat positif. Namun lewat ajang Cantik Indonesia 2015  yang diselenggarakan Tras TV  dan ia meraih Juara I, kehidupan  dan karier Syella  benar-benar  berubah. “Aku dikontrak eksklusif Trans TV  jadi aku harus  kerja sebagai host, di Trans TV maupun di Trans 7.”

Dengan kontrak eksklusif Trans TV tersebut,  perempuan kelahiran Jambi, 13 Desember 1994  ini  kemudian disibukan bekerja sebagai TV Host.  “Aku bukan TV Host biasa. Aku TV Host  yang berpetualang. Aku wajib tahu sejarah, kuliner, wisata  dan sebagainya. Pekerjaannku membuat aku sering berpetualangan, bukan hanya di dalam studio dan wajib selalu pintar!” ungkap Syella.

Menurut Syella petualangan  sebagai presenter itu kadang penuh tantangan yang tak terpikirkan sebelumnya.  Misalnya, ketika harus meliput balap kerbau di Sumbawa, NTB pada 2016. Ia ternyata harus menaiki karapan kerbau . “Meski takut, aku berusaha harus bisa. Tapi, karena nggak tahu cara turun dari kerbau, ya jatuh. Tangan memar dan terkilir. Belum lagi di sana panas menyengat, kulit jadi hitam terbakar!’ katanya dengan tergelak. “Ini pengalaman sulit, Tapi aku happy! “ ucap Syella

Kontrak kerja dengan Trans TV ini memberi peluang  Syella menjadi host untuk banyak program sepanjang 2016, antara lain Insert (Trans TV), Rahasia Dapur Nenek (Trans TV), Titik Peradaban (Trans 7), Ternyata (Trans 7), Kuliner 24 Jam (Trans TV), Food n Fashion (Trans TV), Merajut Asa (Trans7) Web Series Dokumenter Cahaya Tak Berbatas (YouTube). 

Dalam setahun bekerja bersama Trans, Syella merasa  kemampuannnya bertambah dengan cepat. “Aku tadinya nggak bisa rock climbing, tidak bisa naik gunung, tidak berani balapan kerbau, tidak bisa masak,  tidak paham pemberdayaan  lingkungan, jadi tahu dan bisa semua. Aku bangga juga,  tampil di TV bukan sekadar karena cantik, tapi  bisa menginsiprasi banyak orang lewat acara tersebut!”

Dengan bekal pengalaman bekerja sebagai host selama setahun penuh, Syella tertantang untuk mengikuti lomba Puteri  Indonesia 2017 . “Kalau belum ikut ini,  rasanya masih ada yang kurang, pencapaian  saya belum maksimal.  Saya mau ikut karena merasa pengalaman bekerja sudah banyak  dan bisa dijadikan  alat perang  untuk terjun  ke Puteri Indonesia  dan menjadi Perwakilan Jambi,” katanya Jambi.

Dalam ajang pemilihan ini,  tak diduga Syella kena bully netizen. Dalam ajang yang menitik beratkan brain, beauty and behavior tersebut, Syella dinilai netizen kurang pas untuk ukuran tinggi.  “Memang banyak banget yang lebih  tinggi dari aku,” kata Syella  yang mengaku hanya memiliki tinggi 170 cm.  “Tapi itu tidak  membuat aku down dan berkecil hati. Justru aku tambah semangat. Aku justru merasa ini bisa jadi peluru.  Kalau aku tidak tinggi, aku harus munculin kelebihan lain!” turur Syella yang berhasil masuk peringkat lima di Puteri Indonesia 2017.

Syella mengaku masih  memiliki banyak impian untuk masa depannya. “Mau juga sih main film. Atau nyanyi. Saya punya beberapa lagu yang liriknya saya tulis sendiri!” ujarnya mengunci percakapan. XPOSEINDONESIA  Teks dan Foto Muhamad Ihsan

More Pictures

Last modified on Wednesday, 29 November 2017 07:07
Login to post comments