I Leave My Heart In Lebanon Kisah Keperkasaan TNI di Lebanon

22 June 2016

Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di daerah konflik di luar negeri  selalu punya prestasi luar biasa.  Dan jarang terpublikasikan dengan  baik. Kisah inilah yang diangkat ke layar film oleh  Rumah produksi TB Silalahi Pictures dengan produser Zairin Zain dan sutradara Benni Setiawan.

Film yang akan diproduksi pada Juli-Agustus 2016 ini bakal diberi judul "I Leave My Heart In Lebanon-(Garuda 23). Mengisahkan  tentang TNI yang bertugas di daerah konflik Lebanon. Sejumlah artis sudah dilobi antara lain Rio Dewanto, Yama Carlos, Boris Bokir, Revalina S Temat, Baim Wong, Dedy Mizwar, Tri Yudiman dan artis dari Lebanon adalah Jowy Khoury.

Menurut TB Silalahi, sang eksekutif produser,  ide untuk memproduksi film ini berawal dari perbincangannya dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. “Panglima TNI berharap ada film yang mengangkat kisah pasukan TNI di luar negeri,” ujar TB Silalahi saat jumpa pers syukuran keberhasilan film  “Toba Dream” di IMA Awards dan syukuran mulai diproduksinya film "I Leave My Heart In Lebanon di Kampoeng Bangka, Panglima Polim, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2016).

"Selama ini masyarakat kita hanya melihat prestasi TNI yang di dalam negeri, padahal yang bertugas di luar negeri pun juga punya prestasi luar biasa," ungkap TB Silalahi yang merupakan mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara pada Kabinet Pembangunan VI.

Produser Zairin Zain  menyebutkan shooting film  akan dilakukan di Indonesia dan Lebanon. Khusus untuk pengambilan gambar di Lebanon sudah dirancang berlangsung selama delapan hari, terhitung sejak 17 Juli 2016.

“Survei untuk produksi ini sudah dilakukan sejak tujuh bulan lalu. Kami berkunjung ke sebuah negeri yang aman namun situasinya mencekam,” kata Zairin Zain menyebut situasi Lebanon. 
TB Silalahi, mengatakan film ini didukung personel TNI dengan persenjataan lengkap. "Kami dibantu dengan fasilitas dan personel TNI. Fasilitas ini sangat luar biasa. Tapi saya tegaskan kami tidak dibiayai TNI. Kami hanya diberikan fasilitas.

"Dan fasilitas ini juga diberikan oleh pasukan perdamaian PBB. Kapal perang kita yang di PBB nanti ada. Bukan hanya dibantu TNI, tapi juga dibantu PBB," ungkap TB Silalahi sambil menyebutm ia siap dan berani rugi untuk film ini. “Pada film Toba Dream saja saya rugi Rp 4 miliar," sambungnya.

Pemilihan bintang Lebanon Jowy Khoury sebagai salah satu pemain inti di film ini  menurut TB Silalahi memang disengaja, lantaran dalam cerita dikisahkan TNI bertugas di Lebanon dan bersosialisasi dengan masyarakat di sana. “Dan tidak mungkin kita pasangkan  pemain  dari Indonesia! Jowy Khoury dipilih karena ia sedang sangat terkenal  di sana.” Urai TB Silalahi

Jowy Khoury yang juga hadir dalam press conference ini menyebut “Saya datang ke sini  memang secara khusus untuk mempelajari bahasa Indonesia. Semoga bisa cepat lebih lancar!” katanya. XPOSEINDONESIA/NS Foto: Dudut Suhendra Putra

More Pictures

Last modified on Wednesday, 22 June 2016 04:44
Login to post comments