Deddy Corbuzier Makin Tertantang Menggeluti Film

01 December 2015

Film karya Deddy Corbuzier  “Triangle  Hitman Mission Short Movie “ mendapat kritikan keras dari sutradara The Raid, Gareth Evan.  Lewat jejaring sosial , Gareth menyindir pedas proses pembuatan film karya Deddy itu,  yang menurutnya tidak memprioritaskan keamanan dan keselamatan pemain.

Kritik itu  tidak membuat karya host “Hitam Putih” di Trans 7 ini  lantas tenggelam, malah sebaliknya. Karena  film “Triangle Hitman Mission “malah mendapat sambutan masyarakat dunia. Buktinya, sampai berita ini ditulis jumlah menonton di Youtube mencapai 2.100.000 orang

"Terima kasih tuan Garet Evan, kritikan Anda menjadikan film Triangle Hitman Mission ditonton jutaan orang," ujar Deddy saat bincang dengan awak media di Studio Hanggar Jakarta Selatan Kamis (26/11)

Kritikan serta cacian tidak selamanya berdampak negatif buat karya yang dikritisi. Setidaknya hal itu dialami film yang dibintangi Deddy Corbuzier, Volland dan Chika Jessica itu.

Semula Deddy sempat kesal kritikan Garet Evan, tapi seiring perjalanan waktu dan ternyata film yang tayang di Youtube itu penontonnya terus bertambah.

Dan yang membanggakan Deddy, film itu banyak ditonton masyarakat Amerika. Sekitar 30 persen dari jumlah penoton film itu di Youtube. "Mereka banyak yang memuji dan menanyakan kapan  membuat film lagi," kata Deddy  bersemangat.

Duda keren satu anak ini, mengaku  semula  hanya iseng ingin mengekplor kemampuan di bidang penyutradaraan. Untuk itu, sebagai sarana penayangan karyanya di media sosial Youtube dan belum berani melibatkan artis profesional di bidangnya yang tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Sekedar catatan untuk film Youtube ini, Deddy  sudah menggarap 3 film pendek yang masing-masing berjudul, “Triangle  The Golden Side”, “Triangle  The Red side,  “Triangle  Hitman Mission Short Movie “

"Untuk pembuatan 3 film karya saya, saya baru berani melibatkan teman dekat saya yang memahami gagasan dan maksud pembuatan film ini. Karena main di film saya tidak dibayar, babak belur pasti " kata Deddy sembari tertawa lepas.

Chika Jessica menimpali "Gara gara main film ini, leher saya sampai tiga hari tidak bisa buat nengok. Tapi anehnya saya nggak kapok,"  celoteh Chika sembari cengengesan.

Deddy mengakui membuat film laga tidaklah mudah, apalagi backgroundnya bukan seorang bella diri. "Resikonya memang besar, tapi semua yang terlibat menyadari sehingga kalau ada kecelakaan kecil hal yang biasa dan nggak menjadi masalah besar," kata Pria berkepala plontos ini.

Sejak menggarap 3 film pendek tadi, Deddy merasa makin tertantang  menggeluti di bidang penyutradaraan film laga. "Sepertinya saya menemukan passion di bidang penyutradaraan," aku Deddy terus terang.

Sejak 3 film tersebut mendapat sambutan masyarakat, Deddy mengaku banyak mendapat tawaran film dari produser film komersial. Namun tawaran tersebut untuk sementara ditolaknya.

Dengan alasan kondisi penonton film Indonesia yang terus menurun. "Saya bukannya nggak pede menggarap film bioskop. Tapi saya takut ngecewaain orang. Apalagi orang tersebut telah ngeluarin duit yang tidak sedikit" jelasnya.

Selain itu, kalau nantinya ada investor yang mau menbiayai film gagasannya, ia tidak ingin sang investor terlalu mencampuri kreatifitasnya.

"Saya sih inginnya, sang investor tidak mencampuri sisi bisnis dan marketing. Kreatifitas film biar saya dan tim yang memikirkannya," ujar Deddy.

Sambil menunggu investor, Deddy kini tengah mempersiapkan pembuatan film pendeknya yang ke empat. " Tunggu beberapa hari ke depan,  saya akan syuting lagi," pungkasnya. XPOSEINDONESIA/NS Foto : Istimewa

More Pictures

 

Last modified on Thursday, 10 December 2015 02:40
Login to post comments