XPOSE INDONESIA

XPOSE INDONESIA

Wednesday, 19 September 2018

BigBang bakal tampil lagi di Indonesia pada 1 Agustus 2015 dengan promotor Mecima Pro dan Ami Live. BigBang akan menggelar  pentas di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten dalam konser yang dibeeri tajuk  World Tour Made in Jakarta.

Wednesday, 19 September 2018

Masyarakat lereng Gunung Merbabu di Dusun Keditan, Desa Pogalan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, melaksanakan "Sungkem Tlompak" sebagai tradisi budaya mereka bertepatan dengan lima hari setelah Lebaran, (berdasarkan kalender Jawa), Rabu.

Wednesday, 19 September 2018

Penyanyi muda Indonesia, Tiatira baru saja merelease dua single terbaru Breath Again dan I Don't Even Know Your Name di Los Angeles, California. Debut penyanyi asal Medan ini memang mengejutkan industri musik Hollywood, karena lagu Breathe Again yang dijual lewat situs online bandcamp.com, Itunes dan Amazon.com dalam satu minggu langsung menembus pasar musik Amerika dengan lebih dari 3000 downloads. “This is so cool. Nggak nyangka banget. I feel blessed”, ujar Tiatira saat bertemu di lokasi hang-out Hollywood Walk Of Fame.

Wednesday, 19 September 2018

Lebaran ini,  penonton dapat film komedi cerdas  seperti dijaman keemasan  Warkop dulu. Yakni Film sekuel 'Comic 8,  yakni 'Comic 8 : Casino Kings' karya sutradara  Anggy Umbara. Film ini sedianya dijadwalkan tayang Mei 2015.  Tapi  “bisa”  diundur menjadi 15 Juli 2015,  jadi pas mendekati momen libur Lebaran.

Wednesday, 19 September 2018

Bagi masyarakat umum, nama duo dua kakak  adik ini, mungkin masih  sangat asing : Livi Zheng dan Ken Zheng. Sesungguhnya, kiprah keduanya sudah mendunia. Mereka muncul sebagai bintang utama di film “Brush with Danger” (2013) yang diproduksi dan ditayangkan di Amerika Serikat. Yang lebih hebat, keduanya berperan ganda. Livi berperan sebagai sutradara, sang adik menulis skenario.

Wednesday, 19 September 2018

Demi menambah jumlah kedatangan wisatawan nusantara dan wisatawan asing, Presiden Joko Widodo menaikkan anggaran promosi pariwisata Indonesia. Jumlahnya tidak tanggung tanggung  menjadi empat kali lipat.  Dari awalnya yang dianggarakan dalam APBN  sebesar 1, 3 Trilyun.

Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara Sosialisasi Kebijakan Kemenpar di Jakarta, Rabu (8 Juli 2015). “Anggaran Kementerian Pariwisata naik drastis. Presiden menaikkan anggarannya sebesar Rp5 triliun,” ujarnya di Jakarta, Rabu (8 Juli 2015).

Kenaikan anggaran promosi pariwisata, kata Arief, dilakukan sejalan dengan instruksi Presiden yang meminta dilakukan terobosan baru dalam  rangka mencapai target wisatawan asing maupun lokal.

Terobosan tersebut, masih kata Arief, termasuk dengan pemberlakukan Bebas Visa  Kunjungan (BVK) bagi 30 Negara yang mulai diberlakukan pada 10 Juni 2015 (sesuai Perpres No 69/2025).

Kebijakan BVK sebelumnya  telah diberikan pada 15 negara yakni  Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darusalam, Philipina, Chili, Maroko, Peru, Voetnam, Ekuador, Kamboja, Laos, Myanmar, Hongkong SAR, Macao SAR.

Sementara 30 negara-negara penerima BVK yang baru  adalah : RRT, Rusia, Korea Selatan, Jepang, Amerka Serikat, Kanada, Selandia baru,Mexico, Inggris, Jerman, Perancis, Belanda, Italia, Spanyol, Swiss, Belgia, Swedia, Australia, Denmark, Norwegia, Finlandia, Polandia,Hungaria, Ceko, Qatar, UEA, Kuwait, Bahrain, Oman, dan Afrika Slatan.

Pemerintah membuka pintu masuk wisman penerima BVK 30 negara tersebut melalui bandara : Soekarno Hatta (Tangerang), Ngurah rai (Bali), Kualanamu (Medan), Juanda (Surabaya), Hang Nadim (Batam). Sedangkan pintu masuk melalui pelabuhan laut dibuka untuk BVK melalui  Pelabuhan Sri Bintan, Sekupang, Batam Center, dan Tanjung Uban

Menpar Arief  Yahya mengatakan, hasil kajian diberlakukannya kebijakan BVK 30 negara tersebut menunjukkan akan terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisman sekitar 1 juta wisman per tahun.

“Angka proyeksi kunjungan wisman dari 30 negara penerima BVK tahun ini sebanyak 4,12  juta  wisman,  tahun  2016  sebanyak   5,16  juta,  dan  tahun  2017  sebanyak  6,45  juta.  Dua tahun berikutnya  2018 dan 2019 sebesar 8,06 juta dan10,8  juta  wisman,” kata  Arief Yahya

Menpar juga menegaskan bahwa, “BVK merupakan bagian dari best practise dari bisnis jasa (services) pariwisata. Sehingga banyak negara seperti negara tetangga kita berusaha memberikan sebanyak-banyaknya BVK dalam upaya menarik kunjungan wisman.”

Menpar kemudian  memberikan data benchmarking, Malaysia sebagai pesaing pariwisata Indonesia. Di mana Malaysia menjual produk yang hampir sama (mengandalkan  sumber alam, pantai laut dan matahari telah membebaskan 164 negara pada tahun 2014 berhasil menarik 27,4 wisatawan dengan perolehan devisa dari pariwisata  sebesar  US$ 21 Miliar,

Sementara itu Thailand yang membebaskan  visa pada 56 negara telah menarik 24,8 juta wisman dengan perolehan  devisa  sebesar US$ 42 miliar.  Sementara itu Indonesia yang membebaskan visa  di 15 negara  memperoleh kunjungan 9,1 juta wisman dengan erolehan devisa kurang dari UU$ 10 Miliar.

Melihat dampak positif dari kebijakan bebas visa menurut Arief Yahya, pemerintah berencana menambah bebas visa kunjungan lagi sehingga jumlahnya mendekati sebagaimana yang dilakukan oleh Malaysia dan Thailand.

“Kebijakan BVK ini membuka peluang untuk mendulang devisa serta menaikkan pendapatan langsung masyarakat dari pariwisata,” kata Menpar

Menurut Menpar, penambahan anggaran promosi dari pemerintah akan dialokasikan pada dua bagian utama, yakni 80% untuk promosi ke luar negeri demi mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) dan sisanya untuk berpromosi di dalam negeri demi menambah jumlah wisatawan nusantara (wisnus).

Promosi wisman, akan diprioritaskan di Asean serta tiga negara besar di Asia yakni Jepang, Korea dan Tiongkok. Menurut Menpar negara Asean ditambah tiga negara lebih besar potensinya dibandingkan negara-negara di  Eropa, Afrika, Amerika maupun Australia.

“Dari segi originasi, kawasan Asean dan tiga negara itu potensinya lebih besar ditinjau dari sisi size, growth dan spread dibandingkan misalnya kawasan Amerika Latin. Potensinya 75%. Jadi lebih baik fokus melakukan promosi di daerah yang menghasilkan potensi besar,” ucapnya. XPOSEINDONESIA/NS  Foto : Dudut Suhendra Putra

More Pictures

Wednesday, 19 September 2018

Acha Septriasa tampil jadi Gadis Batak  yang tegas, galak  kadang kocak dalam film bertajuk “Lamaran”. Film bergenre komedi yang digarap sutradara Monty Tiwa itu  mempertemukan Acha dengan Reza Nangin sebagai pasangan kekasih yang dipaksa berjodoh.

Wednesday, 19 September 2018

"Surga yang Tak Diinginkan” menjadi film terbaru MD Pictures dan produser Manoj Punjabi. Film bergenre drama percintaan  yang diangkat dari novel laris karya Asma Nadia.

Wednesday, 19 September 2018

Jika suatu saat Anda berjumpa penyanyi Meliana Pancarani, atau terkenal dengan Rani saja,   Anda akan melihat  kualitas kulit wajahnya yang semakin lembut,  bersinar  dan awet muda. 

Wednesday, 19 September 2018

H Rhoma Irama  masih sakti  sebagai Raja Dangdut. Terbukti, pada tahun 2015 ini,  ia menempati Top Rating dalam perolehan royalti  yang dikelola Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) di bawah organisasi PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia). Bang Haji menerima royalti bersih setelah dipotong pajak sebesar Rp 300 Juta.