XPOSE INDONESIA

XPOSE INDONESIA

Thursday, 19 October 2017

Sebelum resmi tayang di bioskop, film Zodiac: Apa Bintangmu? sengaja meluncurkan sebuah novel dengan judul yang sama. Novel ini sendiri dikerjakan oleh Silvarani. yang tak perlu diragukan lagi kualitasnya dengan mengadaptasi langsung dari skenario film layar lebar "Zodiac: Apa Bintangmu?".

Thursday, 19 October 2017


Mooncake Story menjadi film terbaru  karya sutradara Garin Nugroho yang diprediksi siap meraup jutaan penonton. Film produksi MVP Pictures dan Tahir Foundatioan  ini  akan dirilis mulai 23 Maret 2017. Dalam tradisi masyarakat Tionghoa, mooncake (kue bulan) adalah penganan yang menjadi sajian wajib  di setiap perayaan Festival Musim Gugur Di Indonesia, kue ini dikenal dalam Bahasa Hokkian-nya, gwee pia atau tiong chiu pia.

Thursday, 19 October 2017


Adem, menenangkan dan menyenangkan. Itu kesan yang terasa ketika berulang memutar album ketiga karya dr Bramundito Abdurrachim, Sp.OG yang bertajuk  “La Rambla”.  Dokter spesialis kebidanan dan kandungan menulis lagu? “Ya ! Saya  mencoba menyeimbangkan otak kiri dan kanan.  Kalau orang lain hobinya mungkin naik motor besar.  Saya  hobi nulis lagu di sela kerja rutin saya sebagai dokter!” ujar Bramundito dengan tawa lepas dalam percakapan dengan XposeIndonesia,  di sebuah senja.

Thursday, 19 October 2017

Palelopeyank merupakan album studio ke 22 dari Slank yang sudah berusia ke 33. Album berisi 12 lagu ini dirilis di tanggal cantik, 07-02-2017. Memuat lagu bertajuk sama  dengan judul album 'Palalopeyank'.  Isinya sarat mengkritisi tentang kondisi  saat ini, yakni  banyak penghujat di dunia maya yang senang menyebar berita bohong/hoax, ujaran kebencian dan  dan penyebar kebencian. 

Thursday, 19 October 2017

Bamus Betawi menyelenggarakan penokohan dan penobatan Tjokorda Ngurah Agung  Kusumayudha, S.H., M.S., M.S.C sebagai Anggota Kehormatan Forum Pemuda Betawi 2017 di Puri Agung, Hotel Sahid Jaya, 9 Februari 2017. “Saya merasa bahagia, ini sebuah kehormatan  dan juga sebuah tanggung jawab  baru buat saya,” kata Tjokorda Ngurah Agung  Kusumayudha.

Thursday, 19 October 2017

Lihatlah kondisi dunia kesehatan di bagian Timur  Indonesia yang sesungguhnya  via Film ‘Boven Digoel’. Film pertama yang diproduksi warga Papua ini, mengangkat kisah nyata perjalanan seorang dokter Puskesmas, di pedalaman Papua.

Thursday, 19 October 2017

Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.

Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:

Ruang Lingkup

Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi yang dibuat dan atau dipublikasikan oleh pengguna media siber, antara lain, artikel, gambar, komentar, suara, video dan berbagai bentuk unggahan yang melekat pada media siber, seperti blog, forum, komentar pembaca atau pemirsa, dan bentuk lain.

Verifikasi dan keberimbangan berita

  1. Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.
  2. Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan.
  3. Ketentuan dalam butir (1) di atas dikecualikan, dengan syarat:
    1. Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak;
    2. Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten;
    3. Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai;
    4. Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya. Penjelasan dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama, di dalam kurung dan menggunakan huruf miring.
  4. Setelah memuat berita sesuai dengan butir (3), media wajib meneruskan upaya verifikasi, dan setelah verifikasi didapatkan, hasil verifikasi dicantumkan pada berita pemutakhiran (update) dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.

Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)

  1. Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai Isi Buatan Pengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yang ditempatkan secara terang dan jelas.
  2. Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan registrasi keanggotaan dan melakukan proses log-in terlebih dahulu untuk dapat mempublikasikan semua bentuk Isi Buatan Pengguna. Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut.
  3. Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan tertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang dipublikasikan:
    1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul;
    2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan;
    3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (3). Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan Pengguna yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (3). Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna.
  5. Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan tindakan koreksi setiap Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan melanggar ketentuan butir (c), sesegera mungkin secara proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan diterima.
  6. Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (1), (2), (3), dan (6) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada butir (3).
  7. Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan bila tidak mengambil tindakan koreksi setelah batas waktu sebagaimana tersebut pada butir (6).

Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab

  1. Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers.
  2. Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab.
  3. Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan ralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut.
  4. Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka:
    1. Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya;
    2. Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber, juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu;
    3. Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.
  5. Sesuai dengan Undang-Undang Pers, media siber yang tidak melayani hak jawab dapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda paling banyak Rp500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).

Pencabutan Berita

  1. Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan penyensoran dari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA, kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.
  2. Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari media asal yang telah dicabut.
  3. Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada publik.

Iklan

  1. Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.
  2. Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib mencantumkan keterangan 'advertorial', 'iklan', 'ads', 'sponsored', atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan.

Hak Cipta

Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pencantuman Pedoman

Media siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya secara terang dan jelas.

Sengketa

Penilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini diselesaikan oleh Dewan Pers.

Jakarta, 3 Februari 2012

(Pedoman ini ditandatangani oleh Dewan Pers dan komunitas pers di Jakarta, 3 Februari 2012).

Thursday, 19 October 2017


Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menetapkan dan meluncurkan delapan ikon Budaya Betawi. Kedelapan ikon tersebut adalah Ondel - Ondel, Kembang Kelapa, Ornamen Gigi Balang, Baju Sadariah, Kebaya Kerancang, Batik Betawi, Kerak Telor dan Bir Pletok.

Thursday, 19 October 2017

Banyuwangi Festival (B-Fest) 2017 diluncurkan di Jakarta sebagai salah satu kalender event pariwisata nasional. Menteri Pariwisata, Arief Yahya bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meluncurkan Banyuwangi Festival 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Jumat (3 Februari 2017).

Thursday, 19 October 2017

Kembali ke industri musik setelah 30 tahun vakum total, membuat mantan penyanyi cilik Chicha Koeswoyo gugup. “Sebelum hari rekaman aku shacking kaya’ orang gila. Pas rekaman dan baru nyanyi satu bait malah nangis,” ujar Chicha yang sudah melepas single bertajuk Look At Me karya musisi Roedyanto Wasito.  Sebuah lagu dance yang diaransemen dengan memadukan acid jazz, funk dan brit-dance.